Aturan lock-up yang dipersoalkan

Ketika ada kabar Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) bakal menaikkan batasan penambahan modal emiten melalui penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD), banyak pelaku pasar antusias. Batasan maksimal 10% yang ada dalam peraturan Bapepam-LK No. IX.D.4 tentang Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek terlebih Dahulu, yang telah direvisi pada 9 Desember 2009, menjadi lebih signifikan dibandingkan dengan hanya 5% sebagaimana disebutkan dalam peraturan terdahulu yang terbit pada 1998.

Continue reading

Advertisements

Fuad tak lagi berbasa-basi

James Riady, secara tak terduga, menyambangi kantor Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada Rabu sore pekan lalu. Sayangnya, Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany yang ingin ditemuinya tidak ada di tempat, sehingga James pulang dengan tangan hampa.

Sebagai bos Grup Lippo, salah satu konglomerasi bisnis di Indonesia, kedatangan James tentu saja menarik minat para pewarta yang sedang gencar menyingkap kasus transaksi dua entitas bisnis Lippo yakni PT Matahari Putra Prima Tbk dan anak usahanya PT Matahari Department Store Tbk (MDS). Namun ketika ditanya wartawan, James berkelit dengan membantah kedatangannya terkait dengan kasus yang menimpa dua entitas bisnisnya itu. Continue reading

Bakrie & pasar modal Indonesia

“Wah kalau diminta komentar soal [yang terkait dengan] Bakrie ga dulu deh mbak. Bisa kacau urusan. Pasar lagi sensitif. ” Komentar semacam itu sering saya dengar ketika memintai analis atau pelaku pasar lainnya mengomentari aksi korporasi atau perkembangan penyelesaian utang Grup Bakrie. Hanya sedikit orang yang berani memberi komentar, apalagi yang sifatnya mengkritik, dengan tajam. Tak heran nama analis yang sering muncul di koran ini dia lagi dia lagi. 

Persoalan utang berjaminan saham dan repurchase agreement (repo) Grup Bakrie terendus pertama kali ketika Bank Danamon secara tiba-tiba menyimpan 7,99% atau 1,55 miliar saham PT Bumi Resources Tbk pada 20 Agustus 2008. Usut punya usut, bank keenam terbesar nasional itu hanya menjadi kustodian dari kreditor (JP Morgan Chase Bank NA dan ICICI Bank Ltd) yang memberikan utang US$300 juta kepada PT Bakrie & Brothers Tbk. Sebagai gantinya, kreditor berhak memegang saham yang dijaminkan oleh Bakrie sampai utang itu lunas. Continue reading

Ada mafia di balik joki saham?

Ada yang janggal dengan gayanya berpakaian. Bersepatu coklat, celana panjang hitam, berjas krem, dengan kerah T-shirt merah menyembul di antara kerah kemeja putihnya. Tanpa sadar Andri pun seringkali merentangkan jemarinya, sekadar menahan lengan jas yang kepanjangan. Dia tampak risih memakai jas yang tampak tidak sesuai untuk ukuran tubuhnya.

Andri datang sejak pukul 8.30 WIB di Semanggi Expo, kawasan niaga terpadu Sudirman, Jakarta, untuk ikut antri memesan saham perdana PT Adaro Energy Tbk. Padahal, penawaran umum saham perusahaan pertambangan batu bara itu baru mulai pukul 10.00 WIB. Ketika penawaran dimulai, Andri pun ikut mengantri bersama ratusan orang yang datang dengan tujuan yang sama, yakni mendapatkan formulir pemesanan saham. Adaro membuka penawaran umum pada tanggal 8-10 Juli. Continue reading